Surat Pembunuh untuk Tuhan
COLORADO SPRINGS, KAMIS – “Kenapa Tuhan tidak menjawab jeritan hatiku?” Potongan pertanyaan ini berasal dari sepucuk surat seorang pria bersenjata yang membunuh empat orang di sebuah gereja dan sekolah misionaris sebelum berhasil ditembak mati oleh seorang petugas keamanan di Colorado, Amerika Serikat.
Surat yang tidak ditandangani dan tidak dibubuhi tanggal itu juga berisi seruan “Yesus, dimanakah Kau? Apakah Kau masih memperdulikan umatMu saat ini?” Menurut laporan televisi KMGH di Denver, surat ini ditemukan di kendaraan Matthew Murray (24) pada 9 Desember 2007 setelah ia menewaskan 2 orang di sebuah sekolah misionaris di wilayah pinggiran Denver dan membunuh 2 orang lainnya di Gereja New Life, Colorado Springs.
KGMH mendapatkan salinan surat itu dari salah seorang sumber yang tidak disebutkan identitasnya dan mempunyai kedekatan hubungan dengan investigasi kasus Matthew Murray. Kepolisian Colorado Springs kemudian mempublikasikan surat tersebut Kamis (13/3).
Surat berisikan goresan tulisan tangan sepanjang satu setengah halaman ini diantaranya disertai hujatan pada Tuhan dan diakhiri dengan pertanyaan, “Apakah aku terlalu tersesat untuk diselamatkan? Jiwaku mengerang karena merindukan penyelamatan, aku sekarat, berdoa, dan menjerit. Apakah ratapanku tak akan dihiraukan???”
Murray telah dikeluarkan dari pusat pendidikan Youth With a Mission di Arvada 5 tahun sebelum melakukan aksi penembakan. Dari beberapa hasil laporan yang beredar di Internet, Murray dilaporkan sebagai seorang yang frustasi karena kenangan pahit dan penolakan yang dialaminya. (AP/Kompas.com)