Arsip untuk Selintas Pandang kategori

Nyoba Jalangkung Ala Barat

Posted in Selintas Pandang dengan kaitan (tags) , , , on Februari 1, 2008 by bintangtimur

Masih ingatkah kalian dengan film atau permaian jalangkung. Pasti inget kan? Nah..ternyata tidak hanya kita-kita aja yang bermain gituan untuk menanyakan ini itu pada arwah gentayangan. Para bulepun melakukan hal yang sama. Bedanya ada pada media yang digunakan. Kalau kita menggunakan tipe tradisional dengan menggunakan gayung dari batok kelapa, mereka memanfaatkan web untuk menanyakan keinginan kita pada sang arwah. N arwah yang mereka manfaatkan itu namanya Peter. Tahu ya…setan gentayangan korban apa ni Peter, kalau di tempat kita kan biasanya korban pembunuhan, tabrak lari, perampokan, atau setan gentayang karena habis bunuh diri.

Peter ini hebat lo….bisa ngejawab pertanyaan-pertanyaan pribadi kita sekalipun, mau tentang keuangan, asmara, kesehatan, atau bahkan masa depan. Mama Laurenz dapat saingan ya…..! Namun, terkadang Peter juka suka ngambek lo…apalagi bagi para pemula alias pendatang baru. Kalau belum kenal biasanya Peter akan menjawab I don’t know, atau bahkan tidak menjawabnya sama sekali. Yah..begitulah namanya juga setan gentayangan. Ketika mau bertanya pada Peter kita tak perlu repot-repot bakar kemenyan atau melakukan ritual pemanggilan arwah seperti yang kita saksikan di film Jalangkung. Cukup tulis, Peter, please Answer: lalu klik enter. Baru ketik pertanyaan yang ingin kamu tanyakan. Tunggu hasilnya……kadang jawaban Peter sangat akurat sekali, Nama kakek kamupun mungkin bisa ditebaknya……Namun sayangnya ini hanya trik, ya..kayak main sulap. Ada trik khusus yang dilakukan.

Kuncinya terletak pada seringnya anda melakuakn pertanyaan. Si Peter akan melakukan analisa melalui kalkulasi yang ada pada Google yang berkaitan dengan kamu. Jadi sebenarnya kamu membaca kebiasaanmu sendiri. Lewat bantuan si Peter. Inilah bedanya kita dengan orang-orang bule itu. Mereka mencoba menjawab misteri dengan merasionalkannya, sedangkan kita menjawab misteri itu dengan mempercayainya. Tapi itu tak begitu penting. Nikmati aja ritual Jalangkung modern ini dengan mengunjungi www.peteranswers.com

 

 

Ayo Berlomba Jadi “Pinter” dengan Kiat Pintar

Posted in Selintas Pandang on Januari 31, 2008 by bintangtimur

Siapa yang tidak ingin memiliki nilai bagus untuk ujiannya. Di ujung semester biasanya para mahasiswa akan disibukkan yang namanya belajar dan belajar. Berikut ini kiat yang mungkin dapat membantu temen-temen merain nilai yang diinginkan, paling tidak, dapat nilai cukuplah untuk lanjut ke semester berikut.

  1. Pendekatan adalah cara jitu dalam upaya perbaikan gizi eh nilai….

Seorang Mahasiswa harus benar-benar dapat memanfaatkan hubungan dengan dozennya. Upayakan hubungan itu terjaga tetap baik dan tingkatkan pada tahapan erat. Pura-pura menanyakan materi via telpon atau SMS cara yang lazim digunakan saat ini. Usahakan pula agar dosen mengenal anda sedemikian rupa, sehingga….nilai anda dapat dipertimbangkan olehnya….

  1. Jadilah mahasiswa yang rajin masuk kelas.

Kerajinan dan datang tepat waktu ternyata bagi sebagian dosen merupakan hal penting yang harus dimiliki seorang mahasiswa. Ingatlah orang akan cenderung menyukai orang-orang yang rajin.

  1. Sopan santun.

Tidak disanksikan bahwa bersopan santun merupakan modal cukup vital yang harus dimiliki mahasiswa. Memberi salam ketika bertemu dozen, atau mencium tangannya akan semakin membuat anda dipertimbangkan dalam daftar mahasiswa yang mendapatkan nilai baik.

  1. Aktif di kelas

Keaktifan di kelas bagi seorang mahasiswa adalah garam dalam sayur asam yang mereka buat. Tidak akan sedap bila sayur itu tanpa garam bukan. Beberapa dozen terkadang menganjurkan betul, dan memang hal ini yang seharusnya dilakukan mahasiswa, agar anak didiknya tidak hanya diam mendengarkan mereka menerangkan. Cobalah menanyakan sesuatu setiap kali sang dozen menerangkan materi.

  1. Sedikit centil pada dozen juga nggak papa (bagi cewek ya)

Terkadang ada dozen yang memang butuh perhatian…loh. Manfaatkan itu jika memang kalian melihat gelagat semacam itu…..Tak masalah jika disebut nyari perhatian….Nilai lebih penting bukan…daripada sekedar isu..isu yang demikian

  1. Telusuri keinginan dozen

Penting sekali mengetahui arah keinginan dozen. Ini berpengaruh pada hasil yang kita inginkan. Tips keenam ini akan sangat berpengaruh sekali pada setiap kali kita membuat makalah, apalagi bila itu untuk UAS. Coba cari artikel-artikel yang pernah dibuat dozen kalian. Pelajari baik-baik tipekal tulisannya. Kalau anda dapat membuat tulisan dengan tipikal yang hampir sama akan membuat dozen memahami apa yang ingin anda sampaikan.

7. Kiat terakhir…dan yang paling penting….Belajarlah yang rajin dan jangan sekali-kali mencontek. Tugas wajib bagi mahasiswa adalah belajar. Bila memang waktu yang anda miliki terbatas, usahakanlah apa yang anda pelajari hanya seputar yang diajarkan dozen. Ingat efektivitas penting. Cari silabus yang pernah diberikan dan coba petakan apa yang diajarkan. Ini akan lebih efektif. Dan jangan lupa menyontek akan berakibat fatal pada image yang anda bangun dengan susah payah.

Selamat mencoba…..! Ingat jangan mencontek…Kiat ini akan berhasil karena imaga yang anda bangun berdiri megah….

Mitos Make Up

Posted in Selintas Pandang on Januari 16, 2008 by bintangtimur

Bagi sebagian perempuan, make up adalah salah satu hal esensial dalam hidup. Make up jadi salah satu alat menutupi kekurangan, dan menonjolkan kecantikan. Karena fungsinya tersebut, banyak mitos yang muncul seputar make up.Tidak semuanya benar. Untuk menghindari pemahaman yang salah, baca triknya dalam artikel ini.

1. Anda dapat merusak kulit bila menggunakan make up tiap hari.
Jangan salah sangka. Make up yang tepat justru membantu menjaga kulit dari bahaya sinar matahari, angin dan debu. Kebanyakan make up mengandung moisturizing dan nourishing yang akan memelihara dan melembabkan kulit setiap harinya. Sekarang ini, kebanyakan foundation, bedak wajah, bahkan lip gloss mengandung pelindung matahari SPF 15 dan mencegah perusakan warna kulit atau kulit yang terekspos sinar matahari.

2. Eyeliner hitam dapat membuat mata Anda terlihat lebih besar.
Itu salah. Bayangan hitam dapat membuat mata terlihat lebih kecil. Bila Anda ingin membuat mata Anda terlihat lebih besar. Anda harus menggunakan warna yang lebih muda seperti coklat, abu-abu atau ungu muda. Sebelum menggunakan maskara pada bulu mata, sapukan eyeliner di pinggiran mata Anda dengan pensil putih untuk membuka mata Anda dan membuat ilusi mata yang besar.

3. Air saja cukup untuk membersihkan wajah jika tak memakai make up.
Sepanjang pagi atau malam, ketika sedang tidur wajah Anda menghasilkan minyak. Sel kulit mati juga banyak mengelupas. Ketika Anda berada di luar ruangan, kulit bersentuhan langsung dengan debu. Jika tak segera dihilangkan akan menjadi tidak dapat dihilangkan. Akibatnya pori-pori membesar, bintik hitam, komedo bisa muncul. Karena itu, air saja tidak cukup. Bersihkan wajah setidaknya dua kali dalam sehari menggunakan mild cleanser atau toner pembersih wajah yang cocok dengan jenis kulit dan umur Anda.Masih ada beberapa mitos yang perlu Anda ketahui. Nantikan artikel berikutnya! (detik.com)

Hati-hati jika Kamu Suka Sisha!

Posted in Selintas Pandang on Januari 16, 2008 by bintangtimur

Merokok memang sudah menjadi kebiasaan dan gaya hidup masyarakat, walaupun secara terbuka banyak pihak memperingatkan bahayanya termasuk dari pemerintah maupun  produsen rokok.

Cara untuk menikmati asap rokok pun kini semakin beragam misalnya dengan menggunakan sisha atau hookah yang berasal dari negara Timur Tengah. Kata sisha/hookah sendiri berasal bahasa Persia yang memiliki arti gelas piala. Makna hookah maupun shisha sama-sama mengacu pada bentuk, cara menghisap, sekaligus kandungan air sebagai penyaringnya.

Banyak anggapan bahwa kandungan air yang digunakan dalam hookah/sisha berfungsi sebagai filter penyaring racun yang membahayakan. Tak heran bila kebiasaan menghisap hookah pun menjadi pilihan anak muda masa kini ketimbang menghisap rokok yang dikenal mengandung racun berbahaya.

Namun pada kenyataannya, baik rokok atau pun sisha ternyata memiliki efek negatif yang tak jauh berbeda.  Sebuah riset terbaru menyebutkan, hookah dan rokok tembakau sama-sama mengandung kadar tinggi karbon monoksida yang merugikan kesehatan.

Riset yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association ini memang hanya meneliti satu jenis gas beracun saja. Sehingga mustahil untuk membandingkan secara langsung dampak penggunaaan sisha dengan asap rokok.

“Walau begitu, riset ini setidaknya memberi peringatan kepada pecinta sisha untuk berpikir dua kali menghisap pipa.  Menikmati sisha bukanlah suatu aktivitas yang bebas risiko seperti yang mereka kira. Penggunaannya sungguh tidak aman untuk kesehatan” , ungkap penulis riset S. Katharine Hammond, kepala divisi ilmu kesehatan lingkungan di University of California, Berkeley.

Sisha, yang hampir serupa dengan bong yang digunakan mengisap marijuana, memang sangat populer  dalam beberapa tahun terakhir. Di banyak kota, kini banyak berdiri bar-bar menyediakan sisha sehingga memicu ketertarikan pengunjung untuk mencoba menghisap pipa berbentuk unik tersebut.

Pengguna biasanya menghisap asap tembakau dari sisha setelah asap tersebut melewati gelembung air,  proses yang dianggap sebagai filterisasi racun tembakau.

Untuk membuktikan kandungan racun pada sisha,  Hammond melibatkan 27 mahasiswa yang biasa menghisap sisha selama satu jam dalam tiga malam yang berbeda pada April 2006. Lima mahasiwa lain yang tidak memakai hookah juga dilibatkan dalam riset. Tetapi mereka harus tinggal bersama di ruangan saat para mahasiswa mengisap sisha.

Partisipan sebelumnya harus terbebas dari sisha selama 84 jam sebelum riset dilakukan. Kemudian, partisipan penghisap pipa yang didalamnya mengandung air serta 10 gram tembakau Al Fakher mu’assal tobacco yang dipanaskan menggunakan arang.

Peneliti lalu memantau kandungan karbon monoksida pada dua kelompok partisipan sebelum dan sesudahnya dengan menggunakan sebuah mesin yang didesain untuk mendeteksi perokok.

Rata-rata kandungan karbon monoksida pada partisipan mencapai 42 ppm, lebih tinggi ketimbang yang ditemukan pada perokok sigaret (17 ppm). Riset juga menemukan kadar karbon monoksida meningkat  di ruangan tempat partisipan menghisap hookah dan bahkan bisa mencapai tingkat yang merugikan kesehatan lingkungan.

Hammond mengatakan pihaknya tidak dapat membandingkan secara langsung penggunaan sisha/hookah dengan merokok sigaret, yang jelas-jelas mengandung banyak racun. Selain itu, masih sulit mengetahui secara pasti bentuk penggunaan hookah seperti apa yang dapat meningkatkan risiko penyakit paru-paru atau jantung

“Hookah/sisha mungkin saja tidak akan membuat Anda mengidap kanker paru-paru, tetapi akan mempengaruhi kesehatan Anda dengan cara lain,” ujarnya.

Sementara itu Thomas Eissenberg, profesor psikologi dari Virginia Commonwealth University yang juga meneliti penggunaan sisha, mengatakan bahwa risetnya menunjukkan bahwa menghisap sisha selama  45 menit menghasilkan  jumlah tar 36 kali lebih banyak ketimbang merokok selama lima menit.

“Tar mengandung senyawa yang merupakan unsur utama asap yang dapat menyebabkan kanker.  Meski begitu belum jelas apakah jenis tar dalam sisha berbeda dengan tar pada rokok sigaret,” tandasnya. (HealthDay News/AC/www.kompas.com)

Setahun Bersama Mayat

Posted in Selintas Pandang on Januari 12, 2008 by bintangtimur

Seorang nenek-nenek di Swiss rela menghiasi rumahnya dengan mayat laki-laki tua yang saat ditemukan tinggal tulang belulang. Laki-laki tua itu adalah suaminya, berumur 81 tahun yang meninggal setahun sebelumnya. Selama satu tahun dia  membaringkan mayat itu di tempat tidur, dibungkus dengan selimut.

Belum ada alasan yang jelas akan motif sang nenek menyimpan mayat suaminya itu. Polisi baru membawanya ke kantor untuk diinterograsi.

Sang nenek tinggal di sebuah desa tempat peristirahatan yang cukup sepi. Dia selalu mengaku bahwa suaminya pergi keluar negeri jika ada orang yang menanyakan keberadaan suaminya

Sang nenek akhirnyapun diamankan polisi setempat untuk dimintai keterangan. Salah seorang polisi yang menangani kasus ini mengatakan bahwa, wanita ini akan segera dijerat hukum atas penyimpanan mayat suamianya, hukumannya akan lebih berat bila tujuannya adalah uang. Kalau demi cinta?

Nggak jadi Mati, Malah menakuti

Posted in Selintas Pandang on Januari 12, 2008 by bintangtimur

CARACAS, SELASA – Apa reaksi Anda bila melihat orang yang sudah mati tiba-tiba bangkit lagi? Itulah yang dialami para dokter di Venezuela ketika seorang pria yang sudah dinyatakan meninggal tiba-tiba bangun saat diotopsi.
 
Carlos Camejo (33), dinyatakan meninggal setelah mengalami kecelakaan di jalan raya. Ia kemudian dibawa ke kamar mayat untuk diotopsi. Tiba-tiba “mayat” yang tengah mereka sayat itu berdarah, dan sadarlah mereka bahwa Camejo masih hidup. Para dokter dengan segera mencari jarum untuk menjahit luka di wajahnya.
 
“Saya bangun karena sakitnya bukan main,“ kata Camejo, seperti dikutip koran lokal El Universal.
 
Istrinya yang sedang dirundung kesedihan dan diminta untuk datang ke kamar mayat guna mengidentifikasi tubuh suaminya ikut terkejut karena menemukan suaminya masih hidup dan berjalan ke koridor.
 
Saat ini Camejo memiliki bekas sayatan di wajahnya dan menyimpan dokumen perintah pengotopsiannya.

Anak Sekolah Jangan Gondrong, Bila di Texas

Posted in Selintas Pandang on Januari 9, 2008 by bintangtimur

Wou….siswa laki-laki di Texas harus segera memotong rambut mereka bila tidak mau berurusan dengan pihak sekolah perihal kerapian. Kebijakan sekolah-sekolah di negara bagian ini rupanya begitu ketat. Kerapian menjadi harga mati bagi para penghuni sekolah, apalagi bagi siswa-siswa sekolah-sekolah di sana. Persoalan rambutpun akhirnya juga menjadi bagian penting dalam agenda kerapian itu. Rambut gondrong dianggap menimbulkan citra buruk bagi diri pelajar, apalagi jika mahkota kepala itu acak-acakkan. Jika masih nampak memiliki rambut lebih dari kerah baju, konsekuensinya para cowok itu akan segera berurusan dengan pihak tata tertib sekolah. Dan ujung-ujungnya adalah skors bagi mereka.“Kebijakan di negara bagian ini, siswa laki-laki dilarang memanjangkan rambut belakang melebihi kerah,” kata Kevin Standford, pengawas di Kerens Independent School District (setingkat SMA), Selasa (8/1).Sebelumnya aturan macam ini tidak begitu menonjol untuk jadi agenda utama. Para siswa yang memiliki rambut panjang biasanya hanya akan disuruh mengikat rambut mereka agar tetap rapi. Namun, ketika para siswa tidak lagi melakukan itu, dan keluhan-keluhan dari para wali murid menggema, akhirnya hukum potong rambut inipun hadir sebagai salah satu aturan dalam buku tata tertib sekolah di Texas.Upaya penertiban inipun tak begitu saja membuat para siswa yang memiliki rambut gondrong segera memotong rambut mereka. Tercatat ada empat siswa yang terpaksa diskors oleh pihak sekolah, gara-gara menolak aturan macam ini. Texas oh Texas…. 

Posted in Selintas Pandang on Januari 7, 2008 by bintangtimur

Iran

Iran hari Minggu membenarkan bahwa mereka telah mengusir seorang diplomat Jerman karena kegiatan yang tidak diplomatik dan mengatakan, keputusan itu diambil oleh pihak berwenang yang terkait.

Konfirmasi itu, yang disampaikan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri Mohammad-Ali Hosseini, tidak merinci siapa yang dimaksud pihak brewenang itu atau siapa diplomat tersebut.

Pengumuman itu disampaikan setelah seorang jurubicara Kementerian Luar Negeri Jerman menyatakan Sabtu bahwa seorang diplomat Jerman meninggalkan Iran setelah pihak Jerman mengusir seorang diplomat Iran pada musim panas lalu.

Jurubicara Iran itu mengkonfirmasi bahwa diplomat itu telah pergi, namun ia menolak mengatakan apakah itu merupakan tindakan pembalasan atas pengusiran yang dilakukan Jerman terhadap diplomat Iran.

Majalah berita Der Spiegel melaporkan pada Desember, Berlin mengusir seorang diplomat Iran yang dituduh berusaha membeli peralatan bagi program nuklir kontroversial negaranya.

Diplomat itu diperintahkan meninggalkan Jerman pada Juli, namun kasus itu baru terungkap lima bulan kemudian. Kementerian Luar Negeri Jerman menolak memberikan pernyataan pada saat itu.

Diplomat itu, seorang atase di Kedutaan Besar Iran di Berlin, dikabarkan melakukan kontak dengan sebuah perusahaan spesialis di Negara Bagian Bavaria, Jerman bagian selatan.

Der Spiegel mengatakan, ia dituduh berusaha memperoleh barang-barang yang bisa digunakan dalam proses pengayaan uranium.

Negara-negara Barat mendesak Iran menghentikan program pengayaan uraniumnya, yang dikhawatirkan bisa digunakan untuk membuat senjata atom oleh negara tersebut.

Teheran bersikeras bahwa program nuklirnya hanya untuk kepentingan damai.

(www.mediaindonesia.com)

Perancis

Menteri Kesehatan Prancis Roselyne Bachelot mencela perbuatan penduduk Prancis yang mengharapkan penundaan penerapan peraturan larangan merokok di bar, restoran, dan klub malam sampai setelah hari raya tahun baru.

“Tidak akan ada kelonggaran hukum,” kata Bachelot kepada harian Parisian. Namun ia akan menginstruksikan petugas hukum untuk memperingatkan orang yang merokok untuk mematikan rokok dan baru dikenakan denda jika masih merokok.

“Saya meminta setiap orang menerapkan peraturan itu. Jika menunggu sampai 2 Januari, kami hanya akan menoleransi saja,” kata Bachelot.

Bachelot memberikan catatan bahwa peraturan baru mengenai larangan merokok mengambil contoh dari Irlandia dan Skotlandia, di mana keuntungan pemilik kafe dan bar meningkat tujuh persen sampai 11 persen.

“Tujuan kami bukan mengganggu orang tetapi melindungi mereka. Kita harus melupakan fakta bahwa 66.000 kematian disebabkan oleh merokok dan 5.000 akibat menjadi perokok pasif,” katanya menambahkan.

Di dalam peraturan larangan merokok tersebut, perokok akan dikenakan denda sampai 450 euro sedangkan pemilik bar, kafe, atau restorannya akan dikenakan denda sampai 750 euro. Bar dan restoran diberi waktu tambahan 11 bulan untuk membuat area merokok yang terpisah dengan ventilasi udara.

Peraturan larangan merokok di tempat umum juga akan diterapkan di Prancis pada Feburari mendatang. (www.mediaindonesia.com)

***

Ternyata bukan hanya manusia yang bersedia membayar untuk mendapatkan seks. Hal itu pun dilakukan kawanan monyet. Bedanya, manusia umumnya membayar dengan uang, sedangkan monyet membayar dengan tenaga. Itulah hasil penelitian yang dilakukan Michael Gumert dari Nanyang Technological University, Singapura. Dia menyelidiki 50 monyet di Kalimantan Tengah, Indonesia, selama 20 bulan. Demikian laporan New Scientist, Sabtu (5/1). Menurut laporan itu, monyet betina rata-rata bermain seks 1,5 kali per jam. Namun, kalau ada pejantan yang menggodanya dan bersedia “membayarnya”, monyet betina bisa bermain seks 3,5 kali per jam. Bagaimana transaksi seks di kalangan monyet. Menurut penelitian itu, monyet jantan harus membayar layanan seks yang dia peroleh dengan cara bekerja untuk si monyet betina seperti membersihkan kutu dan telurnya yang ada di tubuh si betina. Nilai transaksi tersebut bisa bermacam-macam bergantung pada situasi. (www.kompas.com)

Cina

Kisah ini juga berkaitan dengan ekonomi dan seks. Di China, merek mobil, nama bank, dan kata stocks (saham) menjadi kata/kalimat kunci yang paling sering digunakan dalam mesin pencari informasi Google selama tahun 2007. Padahal, di negara lain, kata kunci yang paling sering dimasukkan pengguna Google adalah “sex”. Itulah temuan Google China yang dirilis, Kamis (3/1). Menurut situs www.google.cn, kata kunci yang paling sering dimasukkan adalah “QQ”, layanan pesan pendek China sekaligus merek mobil. Setelah itu disusul China Merchants Bank dan Industrial and Commercial Bank of China di tempat kedua dan ketiga. Tempat keempat diduduki kata stocks. Dalam daftar lain, kalimat kunci seperti how to invest in the stock market jauh lebih sering dimasukkan ketimbang how to kiss. “Uang dan teknologi lebih dihargai di China tahun lalu,” tulis China Daily.(AFP/REUTERS/BSW/www.kompas.com)

Brasil

Polisi Nasional Argentina (PN), Jumat (4/1), melaporkan mereka prihatin karena Jordan Romero, warga negara Amerika Serikat yang berusia 11 tahun, mencapai puncak gunung Aconagua –yang

memiliki tinggi 6.969 meter– dan itu melanggar hukum.

Para pejabat provinsi di Argentina tak senang dan prihatin dengan prestasi pendakian gunung Romero, karena itu dikhawatirkan menjadi awal perlombaan untuk melihat siapa yang dapat memecahkan rekornya dan itu tentu

saja dapat membahayakan keselamatan anak-anak, kata pendaki gunung kenamaan

Pablo Perello dan pemimpin ‘Daerah Yang Dilindungi’ di Mendoza.

Gunung Aconagua terletak di provinsi Mendoza, Argentina, di dekat perbatasan Cile dan anak-anak yang berusia di bawah 14 tahun telah dilarang memasukinya sejak 1990 melalui Resolusi 0115, setelah satu keluarga berusaha mendakinya dengan membawa anak kecil berusia 4 tahun, kata PN.

Jordan mencapai puncak gunung, akhir pekan lalu, bersama dengan kedua orang-tuanya, Paul Romero dan Karen Lundgren, yang meminta izin untuk melakukannya pada Pengadilan Keluarga karena hukum Argentina melarang kegiatan semacam itu oleh anak-anak yang berusia di bawah 14 tahun.

Keluarga Romero-Lundgren tinggal di Amerika Serikat dan dikenal karena kegiatan pendakian gunung mereka. Jordan telah melakukan olahraga itu sejak ia berusia sembilan tahun dan telah mendaki gunung-gunung sulit bersama kedua orang-tuanya, termasuk gunung Kilimanjaro dan Elbrus, yang masing-masing berada Afrika dan

Rusia. (Ant/Xinhua/OL-03/www.mediaindonesia.com)