Iran
Iran hari Minggu membenarkan bahwa mereka telah mengusir seorang diplomat Jerman karena kegiatan yang tidak diplomatik dan mengatakan, keputusan itu diambil oleh pihak berwenang yang terkait.
Konfirmasi itu, yang disampaikan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri Mohammad-Ali Hosseini, tidak merinci siapa yang dimaksud pihak brewenang itu atau siapa diplomat tersebut.
Pengumuman itu disampaikan setelah seorang jurubicara Kementerian Luar Negeri Jerman menyatakan Sabtu bahwa seorang diplomat Jerman meninggalkan Iran setelah pihak Jerman mengusir seorang diplomat Iran pada musim panas lalu.
Jurubicara Iran itu mengkonfirmasi bahwa diplomat itu telah pergi, namun ia menolak mengatakan apakah itu merupakan tindakan pembalasan atas pengusiran yang dilakukan Jerman terhadap diplomat Iran.
Majalah berita Der Spiegel melaporkan pada Desember, Berlin mengusir seorang diplomat Iran yang dituduh berusaha membeli peralatan bagi program nuklir kontroversial negaranya.
Diplomat itu diperintahkan meninggalkan Jerman pada Juli, namun kasus itu baru terungkap lima bulan kemudian. Kementerian Luar Negeri Jerman menolak memberikan pernyataan pada saat itu.
Diplomat itu, seorang atase di Kedutaan Besar Iran di Berlin, dikabarkan melakukan kontak dengan sebuah perusahaan spesialis di Negara Bagian Bavaria, Jerman bagian selatan.
Der Spiegel mengatakan, ia dituduh berusaha memperoleh barang-barang yang bisa digunakan dalam proses pengayaan uranium.
Negara-negara Barat mendesak Iran menghentikan program pengayaan uraniumnya, yang dikhawatirkan bisa digunakan untuk membuat senjata atom oleh negara tersebut.
Teheran bersikeras bahwa program nuklirnya hanya untuk kepentingan damai.
(www.mediaindonesia.com)
Perancis
Menteri Kesehatan Prancis Roselyne Bachelot mencela perbuatan penduduk Prancis yang mengharapkan penundaan penerapan peraturan larangan merokok di bar, restoran, dan klub malam sampai setelah hari raya tahun baru.
“Tidak akan ada kelonggaran hukum,” kata Bachelot kepada harian Parisian. Namun ia akan menginstruksikan petugas hukum untuk memperingatkan orang yang merokok untuk mematikan rokok dan baru dikenakan denda jika masih merokok.
“Saya meminta setiap orang menerapkan peraturan itu. Jika menunggu sampai 2 Januari, kami hanya akan menoleransi saja,” kata Bachelot.
Bachelot memberikan catatan bahwa peraturan baru mengenai larangan merokok mengambil contoh dari Irlandia dan Skotlandia, di mana keuntungan pemilik kafe dan bar meningkat tujuh persen sampai 11 persen.
“Tujuan kami bukan mengganggu orang tetapi melindungi mereka. Kita harus melupakan fakta bahwa 66.000 kematian disebabkan oleh merokok dan 5.000 akibat menjadi perokok pasif,” katanya menambahkan.
Di dalam peraturan larangan merokok tersebut, perokok akan dikenakan denda sampai 450 euro sedangkan pemilik bar, kafe, atau restorannya akan dikenakan denda sampai 750 euro. Bar dan restoran diberi waktu tambahan 11 bulan untuk membuat area merokok yang terpisah dengan ventilasi udara.
Peraturan larangan merokok di tempat umum juga akan diterapkan di Prancis pada Feburari mendatang. (www.mediaindonesia.com)
***
Ternyata bukan hanya manusia yang bersedia membayar untuk mendapatkan seks. Hal itu pun dilakukan kawanan monyet. Bedanya, manusia umumnya membayar dengan uang, sedangkan monyet membayar dengan tenaga. Itulah hasil penelitian yang dilakukan Michael Gumert dari Nanyang Technological University, Singapura. Dia menyelidiki 50 monyet di Kalimantan Tengah, Indonesia, selama 20 bulan. Demikian laporan New Scientist, Sabtu (5/1). Menurut laporan itu, monyet betina rata-rata bermain seks 1,5 kali per jam. Namun, kalau ada pejantan yang menggodanya dan bersedia “membayarnya”, monyet betina bisa bermain seks 3,5 kali per jam. Bagaimana transaksi seks di kalangan monyet. Menurut penelitian itu, monyet jantan harus membayar layanan seks yang dia peroleh dengan cara bekerja untuk si monyet betina seperti membersihkan kutu dan telurnya yang ada di tubuh si betina. Nilai transaksi tersebut bisa bermacam-macam bergantung pada situasi. (www.kompas.com)
Cina
Kisah ini juga berkaitan dengan ekonomi dan seks. Di China, merek mobil, nama bank, dan kata stocks (saham) menjadi kata/kalimat kunci yang paling sering digunakan dalam mesin pencari informasi Google selama tahun 2007. Padahal, di negara lain, kata kunci yang paling sering dimasukkan pengguna Google adalah “sex”. Itulah temuan Google China yang dirilis, Kamis (3/1). Menurut situs www.google.cn, kata kunci yang paling sering dimasukkan adalah “QQ”, layanan pesan pendek China sekaligus merek mobil. Setelah itu disusul China Merchants Bank dan Industrial and Commercial Bank of China di tempat kedua dan ketiga. Tempat keempat diduduki kata stocks. Dalam daftar lain, kalimat kunci seperti how to invest in the stock market jauh lebih sering dimasukkan ketimbang how to kiss. “Uang dan teknologi lebih dihargai di China tahun lalu,” tulis China Daily.(AFP/REUTERS/BSW/www.kompas.com)
Brasil
Polisi Nasional Argentina (PN), Jumat (4/1), melaporkan mereka prihatin karena Jordan Romero, warga negara Amerika Serikat yang berusia 11 tahun, mencapai puncak gunung Aconagua –yang
memiliki tinggi 6.969 meter– dan itu melanggar hukum.
Para pejabat provinsi di Argentina tak senang dan prihatin dengan prestasi pendakian gunung Romero, karena itu dikhawatirkan menjadi awal perlombaan untuk melihat siapa yang dapat memecahkan rekornya dan itu tentu
saja dapat membahayakan keselamatan anak-anak, kata pendaki gunung kenamaan
Pablo Perello dan pemimpin ‘Daerah Yang Dilindungi’ di Mendoza.
Gunung Aconagua terletak di provinsi Mendoza, Argentina, di dekat perbatasan Cile dan anak-anak yang berusia di bawah 14 tahun telah dilarang memasukinya sejak 1990 melalui Resolusi 0115, setelah satu keluarga berusaha mendakinya dengan membawa anak kecil berusia 4 tahun, kata PN.
Jordan mencapai puncak gunung, akhir pekan lalu, bersama dengan kedua orang-tuanya, Paul Romero dan Karen Lundgren, yang meminta izin untuk melakukannya pada Pengadilan Keluarga karena hukum Argentina melarang kegiatan semacam itu oleh anak-anak yang berusia di bawah 14 tahun.
Keluarga Romero-Lundgren tinggal di Amerika Serikat dan dikenal karena kegiatan pendakian gunung mereka. Jordan telah melakukan olahraga itu sejak ia berusia sembilan tahun dan telah mendaki gunung-gunung sulit bersama kedua orang-tuanya, termasuk gunung Kilimanjaro dan Elbrus, yang masing-masing berada Afrika dan
Rusia. (Ant/Xinhua/OL-03/www.mediaindonesia.com)