Internasional Hari ini

Aksi Israel di Jalur Gaza

Sedikitnya 18 orang Palestina tewas dalam aksi tentara Israel di Jalur Gaza. Sebagian besar dari mereka dilaporkan adalah pejuang Hamas. Menurut tentara Israel, para serdadu mereka bertempur dengan orang-orang Plaestina bersenjata di sejumlah tempat di kota Gaza. Pasukan Israel mendapat dukungan dari udara. Dalam pertempuran itu puluhan orang Palestina luka-luka.

Pada saat yang sama di Israel Selatan, seorang buruh tani Ekuador ditembakmati oleh penembak jitu Palestina. Ia terkena peluru yang ditembakkan dari Jalur Gaza. Buruh Ekuador itu bekerja di sebuah kibutz di perbatasan dengan Gaza.

Pertempuran ini berlangsung sehari sesudah perundingan damai Israel-Palestina dibuka kembali. Kedua pihak bertemu di sebuah hotel di Yerusalem dan menyebut pertemuan tersebut konstruktif.

Perundingan damai Israel-Palestina telah berhenti selama tujuh tahun. November lalu di Annapolis, Amerika Serikat diputuskan untuk membuka kembali perundingan.

Cuaca Dingin Luar Biasa di Siberia

Otoritas Rusia mengeluarkan peringatan kedatangan cuaca dingin luar biasa di Siberia. Dalam beberapa hari mendatang suhu udara akan menurun hingga 55 derajat dibawah nol. Biasanya suhu musim dingin di Siberia berkisar antara minus 15 hingga 40 derajat celcius. Menurut kementrian Situasi darurat, cuaca ekstrim dingin itu akan mengakibatkan terganggunya lalu lintas dan pelayanan listrik.

Virus Flu Burung di India

Di India ditemukan virus flu burung H5N1 yang berbahaya. Virus tersebut ditemukan pada ayam-ayam di negara bagian Bengali Barat. Ribuan ternak unggas menjadi korban virus ini. Sebagai upaya pencegahan, pemerintah memusnahkan semua ayam di kawasan itu. Penemuan virus ini sangat memukul India yang dua bulan lalu menyatakan bebas flu burung. Walaupun jenis H5N1 berbahaya bagi manusia, tapi belum ada korban manusia di India sejauh ini. Flu burung telah menewaskan lebih dari 200 orang diseluruh dunia, terutama di Asia. Indonesia menjadi negara paling banyak korban, jumlahnya mencapai 96 orang.

Kondisi Fidel Castro Sehat

Kondisi pemimpin Kuba Fidel Castro dinyatakan sehat, berfikiran jernih dan siap melanjutkan peran politiknya. Demikian diungkapkan oleh presiden Brazil, Luiz Inácio Lula da Silva setelah pertemuannya dengan Castro di Havana. Presiden Lula mengadakan pembicaraan selama dua setengah jam dengan Presiden Castro. Fidel Castro, 81 tahun sementara menyerahkan kekuasaan kepada adik laki-lakinya Raúl satu setengah tahun lalu menyusul operasi yang harus dilakukannya dan sejak itu tidak pernah muncul di hadapan umum. Sebulan lalu Fidel masih menunjukkan tanda-tanda kemungkinan mengundurkan diri. Presiden Brazil berada di Kuba meningkatkan hubungan ekonomi. Presiden Lula menandatangani kesepakatan dengan pemerintah Havana antara lain mengenai pinjaman uang dan eksplorasi minyak.

Kebebasan Rakyat Menurun Di Seluruh Dunia

Kebebasan rakyat di seluruh negara-negara dunia menurun seperlimanya. Demikian diungkapkan organisasi hak-hak asasi manusia Freedom House dalam laporan tahunannya. Menurut organisasi itu, regim pemerintahan di negara-negara seperti Mesir dan Pakistan semakin menekan oposisi dan pers. Keadaan serupa juga terjadi di Rusia dan Cina tambah Freedom House. Pemilihan umum di Rusia hanya merupakan sandiwara semata sementara Cina tidak memenuhi janji reformasi hak-hak asasi manusia. Organisasi Freedom House khawatir dengan negara-negara yang sebelumnya mencatat kemajuan selama bertahun-tahun namun menurun drastis dalam hal kebebasan. Contohnya adalah Kenya dan Srilanka. Menurut Freedom House tahun lalu hanya ada beebrapa negara yang mencatat kemajuan dalam kebebasan rakyat, seperti misalnya Togo dan Thailand.

23 Tewas Dalam Ledakan di Srilanka

Setidaknya 23 orang tewas dalam ledakan bis di Srilanka tenggara dan lebih dari 60 lainnya luka-luka. Seluruh korban tewas terdiri dari rakyat biasa, di antaranya adalah anak-anak sekolah. Belum jelas penyebab ledakan itu. Apakah akibat ledakan bom yang ditempatkan di bis tersebut ataukah akibat ledakan bom pinggir jalan. Pemerintah Srilanka mencurigai serangan itu merupakan tanggungjawab gerilyawan Macan Tamil. Rabu ini perjanjian gencatan senjata yang dibuat pemerintah dan gerilyawan Macan tamil pada 2002 berakhir. Perjanjian itu sudah berulang kali dilanggar oleh kedua kelompok. Dikhawatirkan kekerasan di Srilanka akan terus memuncak. Gerilyawan Macan Tamil menuntut pendirian negara di Srilanka utara dan timur. Peperangan dengan gerilyawan itu telah memakan korban lebih dari 70 ribu orang.

Ketegangan Jepang Australia Memuncak

Ketegangan antara Australia dan Jepang soal perburuan ikan paus terancam memuncak. Kapal nelayan Jepang, menahan dua aktivis di perairan kutub selatan, dan menyatakan hanya akan membebaskan dengan syarat ketat. Kedua aktivis asal Australia dan Britania itu boleh meninggalkan kapal Jepang dengan syarat mereka berjanji hanya akan melakukan aksinya paling tidak pada jarak sepuluh mil laut dari kapal nelayan Jepang. Sementara itu kelompok lingkungan Sea Shepperd Society menolak syarat tersebut dan mengatakan bahwa para aktivis itu disandera secara ilegal. Pemerintah Australia belum mengambil sikap resmi atas peristiwa itu. Canberra akan terlebih dahulu menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi. Kedua aktivis Australia dan Britania itu memasuki kapal nelayan Jepang, Selasa memprotes perburuan ikap paus oleh Jepang. Aksi itu terjadi sesaat setelah vonis hakim Australia mengenai pelarangan pelayaran kapal penangkap ikan paus di beberapa wilayah di Kutub Selatan. Australia mengklaim wilayah tersebut namun karena tidak diakui secara internasional maka vonis pengadilan itu hanya merupakan simbolis belaka.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s