Membunuh….. Membunuh Ulil? Astagfirullah!

Ada sebuah pertanyaan yang mengganjal dalam hati saya, apa hukum membunuh makhluk sejenis Ulil?
Kita membuka sejarah, menemukan makhluk Abdullah bin Saba yang
ditengarai sebagai provokator di zaman Utsman ra. Hingga menimbulkan
pemberontakan dan terbunuhnya khalifah. Ibnu Saba terus bergerak
menimbulkan fitnah Ali vs Muawiyah.
Kita juga menemukan makhluk sekelas Mustafa Kemal, penghancur
Islam dari dalam di zaman kontemporer. Kulitnya Islam tapi dalamnya
jelas kufur. Atau sejenis Mirza Ghulam Ahmad, makhluk produksi
Inggris, kalau saja mereka dibunuh sebelumnya pengaruh fitnahnya
meluas….Mengapa ia dibiarkan hidup?
Kalaulah manusia2 seperti ini dibunuh, tentu akan membunuh barisan
kufur juga. Manusia2 yang jelas menghancurkan Islam dari dalam,
sekalipun ia berteriak lantang,”saya muslim” namun sikap, lidah dan
fikrah jelas kufur.
Saya pikir orang2 seperti Ulil sebaiknya dibunuh, seperti
dikatakan ustadz, tidak perlu takut masuk penjara. Abdullah bin Ubay
dikenal sebagai munafik, namun Ulil, JIL dan kelompok2 aliran sesat
yang kentara bekerja sama dengan kafirin, barangkali sudah masuk dalam
barisan kafirin…
Fitnah lebih kejam dari pembunuhan, fitnah yang ditimbulkan oleh
ahli2 JIL merusak tatanan Islam, lebih kejam daripada sekedar menjagal
leher mereka. Mengapa harus takut menggiring mereka pada kematian,
jika mereka tidak takut menggiring umat pada kekufuran?
Sudah tidak ada aktivis/dai yang meragukan kerusakan yang mereka
timbulkan, tapi kita masih ragu menyikapi mereka…apakah menunggu
sampai mereka benar2 meruntuhkan Islam selayaknya Mustafa Kemal jahannam?
Terinspirasi dengan operasi mawar Prabowo yang menghabisi preman
dengan sniper, atau Azumi yang menghabisi jendral2 pembuat onar, atau
Hasyasyin, pasukan pembunuh rahasia zaman Medieval, sepertinya kita
sudah membutuhkan barisan pembunuh yang bisa menghabisi makhluk2
sejenis Ulil.

Renungkanlah…

“Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya
(ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di
antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka
tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila
mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.”
Tren yang berkembang saat itu adalah, sahabat berlomba2 mengejar
syahid…sampai2 Allah harus mengerem dengan menurunkan ayat ini…
Sudah saatnya tren berlomba mencari syahid dihidupkan lagi dalam
kultur muslimin, inilah yang menegakkan izzah dan menggetarkan
singgasana kufur…

(Anggota milis-Kammi@yahoogroups.com)

2 thoughts on “Membunuh….. Membunuh Ulil? Astagfirullah!

  1. YITs dalam http://WWW.tauhidullah.wordpress.com
    Ulil itu serba repot bagi kita orang-orang yang takut kepada Allah dan cinta Islam. kalau dikatakan pinter (Alim) kok yaa kata-katanya gak Ilmiyah sama sekali, tapi kalau dikatakan bodoh kok kebanyakan temen-temennya mengatakan dia itu pinter…, coba bayangkan, pantaskah seorang yang ngerti ngomong bahwa hukum Allah tidak ada dimuka bumi, diwaktu lain , ketika sedang rame-ramenya orang anti Ahmadiyyah, dia malah ngomong perkataan yang sangat memalukan, dan hanya pantas diucpkan oleh orang-orang yang baru belajar alib ba’ ta’. coba bayangkan dia ngomong kurang lebihnya begini: “silahkan saja ummat Islam yang meyakini Muhammad sebagai Nabinya ya monggo, ummat Islam yang meyakini Mirza ghulam Ahmad sebagai Nabinya ya monggo”. tuh coba anda bayangkan… saya pikir ini anak baru gede udah pinter ngomong…syukron

  2. Keliatannya sih Ulil udah kehabisan taring belakangan ini karena donaturnya dari Amrik juga udah mulai macet…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s