Balada Cinta Kecoa Kamar Mandi

Oh ini cerita tentang mereka…

Yang selalu bersembunyi, menghindari kejaran manusia

Berlari…lari di lantai basah kamar mandi….mereka kecil….sekecil ujung jari kita

Mereka suka bertanya, “Kapan manusia bersahaja”

 

Di suatu hari di petang hari di waktu seorang manusia akan mandi

Hewan kecil..yang kecil itu merayap…merayap dan mengawasi…

Berdoa-berdoa dalam nyanyian kegusaran di hati…mereka bernyanyi..mereka berdoa dan bernyanyi

“Tuhan..Tuhan…kami mengiba…..kami mengiba, manusia..wahai engkau manusia cepatlah pergi jangan ganggu kami…….”

 

Sepasang kekasih itu berdiam diri…….hanya berdiam diri

Menunggu sang manusia selesai mandi…

“Cepatlah pergi…cepatlah pergi….kami ingin kembali..kami ingin kembali….”

Berdua saja dan bernyanyi…..cepatlah pergi…cepatlah pergi jangan ganggu kami..”

 

Namun manusia itu tak segera pergi….

Tubuhnya terlalu penuh dengan peluh dan daki sejak siang tadi

Ia berlama mandi….ia nampak tidak peduli apalagi mengerti

Sepasang kekasih itu belum juga beranjak diri….

 

Habis sudah kesabaran…habis sudah kesenangan…

Mereka tak mau terus begini…mereka nampak telah bosan lelah berpangku tangan

Akhirnya sang Laki berlari kecil….mencoba mengusir manusia tak tahu diri…

Bertamu tak segera mau pergi….”Ayo pergi..Ayo pergi” teriak sang laki

 

Malang tak dapat ditolak kaki besar sang manusia menggilasnya…

Sang laki mati…mati seketika….

Si bini terdiam, terpaku tak mengerti….

”Dia telah tiada…dia tiada karena manusia…karena manusia..” Berteriak masih tidak mengerti…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s