Tinta Emas Atau Hitam Untuk Soeharto?

Sepanjang sejarah karir umat manusia, dikenal dua kategori manusia yang patut dikenang dan dikenal. Dicatat menjadi bagian penting dalam bagian sejarah yang dicipta untuk diingat generasi mereka dan berikutnya. Tipe pertama dikenang dan dikenal karena jasa yang pernah diperbuat. Karena apa yang dilakukan bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya, bagi negerinya, atau umat manusia. Tipe manusia hebat dalam sisi sudut pandang yang biasa dilihat manusia, yang berharga yang berbaik jasa.
Tipe kedua, juga orang hebat, dilihat dari perspektif lain sisi kemanusiaannya. Orang yang berjasa bukan karena membangun, tapi merusak atau menghancurkan manusia dan hal-hal berhubungan dengan manusia yang ada di sekitarnya, di negerinya, atau bahkan di bumi raya. Mereka terlahir sebagai perusuh, pengacau, atau tukang binasa yang ada. Keberadaan mereka adalah kutukan bagi orang-orang yang bertentangan dengan mereka.
Yang pasti hanya orang-orang hebatlah yang patut dimasukkan dalam catatan sejarah umat manusia. Seandainya Superman, Batman, Spiderman, dan Heroman lainnya benar-benar ada dalam alam nyata, pasti mereka juga akan masuk ke dalam kategori orang-orang yang patut dikenang. Juga tokoh-tokoh antagonis yang kerap ingin menghancurkan dunia seperti Megatron dan Sauron, mereka bisa menjadi bagian dalam catatan itu kalau memang mereka ada.
Orang-orang yang pernah berjasa pada kita begitu banyak jumlahnya. Di antara mereka kadang banyak sekali yang tidak pernah ada dalam catatan sejarah yang pernah dibuat manusia, namun mereka pantas untuk dikenang seharusnya. Macam pahlawan tak dikenal gitu. Namun di antara orang-orang yang tak pernah dkenang itu masih ada mereka yang masih diingat oleh orang-orang sezaman bahkan sampai pada kita. Ingatkah kita pada Socrates? Banyak di antara kita, apalagi yang suka utak-atik otak terjun di dunia filsafat pasti mengenal tokoh satu ini. Meskipun dia meninggal secara tragis dengan meminum racun karena menentang dunia keabsurdan yang diciptakan kaum sofis di zamannya. Dia tetap dikenang, kisahnya diabadikan oleh Plato muridnya, dalam buku-buku yang dikarang anak bangsawan ini.Demikianlah Socrates dikenang, pandangan dan ajaran-ajarannya menyelamatkannya dari hilang kenang pada dirinya oleh manusia.
Padahal kalau dilihat ulang, mustahil orang akan mengenang orang-orang yang 2000 tahun lebih hidup sebelumnya keberadaan mereka, bila ia tidak berbuat apa-apa yang berguna. Socrates hidup sekitar 400-an tahun sebelum Yesus ada, luar biasa lama bukan.
Kita juga sampai sekarang tahu bahwa dari gurun-gurun pasir Arab pernah menjadi tempat laluan yang digunakan anak buah seorang yang bernama Muhammad, menguasai hampir sepertiga belahan dunia. Muhammad lahir enam ratus tahun setelah kelahiran Isa, atua 1400-an tahun sebelum kita-kita lahir. Dia dikenang sebagai salah satu tokoh yang paling berpengaruh yang pernah dimiliki umat manusia. Di akhir abad 19, kita dikenalkan pada Newton penemu teori gravitasi, atau juga Albert Einstein penemu fisika quantum yang menggegerkan dunia exact science. Mereka tokoh-tokoh besar memiliki andil dalam perkembangan dan kemajuan umat manusia. Tinta emas patut digoreskan untuk mengenang nama-nama mereka.
Umat manusia juga pernah dibuat kagum, oleh seorang anak kelahiran Mongol, bernama Jengis Khan. Tempat-tempat yang pernah disinggahinya tak akan lupa aksi kejammnya, menghancurkan hampir semua yang ditemuinya. Peran antagonisnyapun diteruskan anak dan cucunya, Kubilai Khan dan hulaghu Khan. Bahkan orang-orang yang pernah hidup di Bagdad akan mengingatnya sebagai penghancur peradaban, karena kota itu diluluhlantahkan oleh anak buahnya, dialah Hulagu Khan. Di zaman modernpun kita tidak dapat dibuat lupa oleh seorang Jerman bernama Adolf Hittler, pemimpin Nazi pengibar bendera perang dunia kedua. Orang-orang Yahudi pasti akan mengingatnya, dan mengenalkan namanya pada anak cucu mereka sebagai orang yang bertanggung jawab pada kisah tragis holoucaust yang menelan ribuan nyawa saudara-saudara mereka. Mereka orang-orang besar yang patut dikenang dan dicatat dengan tinta hitam sejarah yang dibuat manusia.
Indonesiapun punya tokoh hebat yang patut dikenang, dicatat sebagai bagian sejarah bangsa ini, atau mungkin juga dunia. Hebatnya lagi tokoh yang akan dimunculkan ini memiliki dua peran bersebrangan yang menjadi satu dalam dirinya, membuat pusing harus memakai tinta macam apa orang-orang harus mencatatnya. Tinta emaskah atau tinta hitam yang harus dipakai?
Ketika membaca buku berjudul “Neraka Rezim Soeharto” yang baru-baru ini muncul, kita akan segera ingin bergegas mencatat nama presiden kedua RI ini dengan tinta hitam yang kita punya. Namun, ketika bangsa ini mengingat dan kembali sadar bahwa tokoh yang meninggal beberapa hari lalu ini juga memiliki jasa, urung pula kita menggunakan tinta hitam itu. Bukankah dia orang besar yang pernah membangun negeri ini, dengan begitu ia jadi orang yang patut dicatat dalam buku sejarah dengan menggunakan tinta emas yang biasa menggoreskan nama-nama penuh jasa lainnya. Namun, lagi-lagi kekejaman dan berbagai macam “kekerasan” pernah dibuat olehnya. Bagaimana kita mencatatkan namanya dengan tinta suci itu. Ada pertanggungjawaban moral pada anak cucu kita untuk mencatatkan ini. Salah sedikit kita bisa-bisa menipu mereka, menipu orang-orang setelah kita. Kita akhirnya dibuat geleng-geleng kepala, tak tahu harus berbuat apa menatap dua tinta di depan mata.

One thought on “Tinta Emas Atau Hitam Untuk Soeharto?

  1. Dan..kita akan terperangkap dalam keraguan jika terus memandang kedua tinta, hitam atau emas. Jika boleh, tulis dengan tinta emas:prestasi, jasa, dan sumbangsihnya bagi bangsa, dan jangan segan jika harus menulis persoalan hukum atau ke-otoriter-an semasa pemerintahannya. Sebagai bangsa besar kita harus mengakui kelebihannya, kalaupun ada kekurangan semasa kepemimpinannya itu adalah bagian dari sifat manusia.
    Hal itu bisa terjadi pada siapa saja dan mungkin saya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s