Renungan Kahlil Gibran

Renungan Kahlil Gibran 

Cinta tak akan memberikan apa-apa pada kalian, kecuali keseluruhan dirinya, dan ia pun tidak akan mengambil apa-apa dari kalian, kecuali dari dirinya sendiri. Cinta tidak memiliki atau dimiliki, karena cinta telah cukup untuk cinta,

 Jika kamu ingin mengenali wanita, maka lihatlah mulutnya selagi ia tersenyum. Dan jika kamu ingin mengetahui pria, maka lihatlah putih matanya selagi ia marah………. 

Sungguh baik memberi ketika diminta, tetapi yang lebih baik adalah memberi tanpa diminta. Karena bagi seseorang pemurah, mencari siapa yang akan menerima, adalah kebahagiaan yang melebihi tindak pemberiannya. 

Hidup memang kegelapan, jika tanpa firasat dan keinginan. Dan semua firasat dan keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan. Dan segala pengetahuan adalah hampa, jika tidak diikuti pekerjaan. Dan setiap pekerjaan akan sia-sia, jika tidak disertai cinta. 

Dalam mempertukarkan hasil  kekayaan bumi, manusia mendapatkan pangan yang berlimpah dan disitulah dia memperoleh kepuasan. Tapi jika pertukaran itu tidak dilambari oleh cinta dan kasih sayang, serta tak dijiwai oleh semangat keadilan yang saling mendahulukan, maka dia akan menyeret sebagian kalian pada terminal keserakahan dan sebagian lagi akan menderita kelaparan. 

Janganlah membiarkan orang yang tidak pernah bekerja untuk ikut bicara dalam pelaksanaan kerja pembelian atau penjualan, karena mereka hanya akan menjual kata-kata_  untuk ditukar dengan hasil jerih payah dan cucuran keringat kalian 

Jika kalian hendak ingin menjatuhkan hukuman kepada wanita pezina, maka sertakanlah hati ayah-ibunya sebagai anak timbangan dan jiwa suaminya sebagai pita ukuran. Dan bagi yang hendak mencambuk seorang penghianat, cobalah untuk menyelami hati orang yang dikhianati 

Dan kalau kalian hendak ingin menumbangkan seorang raja lalim, maka runtuhkanlah dulu tahta kelaliman yang kalian bangun di hati masing-masing. Karena bagaimana mungkin seorang lalim dapat memerintah orang bebas yang memiliki kehormatan dan haega diri. 

Kalian suka sekali membuat undang-undang, tapi lebih senang lagi melanggarnya. Kalian seperti anak-anak yang dengan asyik dan seriusnya membuat istana pasir di pantai, lalu sambil tertawa gembira menghancurkannya. Kalian memiliki takdir kepastian untuk merasakan derita dan kepedihan, Jika hati kalian masih tergetar oleh rasa takjubmenyaksikan kegaiban yang terjadi dalam kehidupan, maka pedihnya penderitaan tidak akan kalah menajubkan dari pada  kesenangan. 

Tidak ada orang yang dapat menanamkan ajar budi sebelum ia sendiri terjaga di altar fajar pengetahuan. Selalu berikan yang terindah untuk persahabatan, jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal musim pasangmu. Sebab apa makna persahabatan jika sekedar mengisi waktu senggang? Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu. 

Pada pepohonan, buah tak pernah berkata kepada akar: “ Jadilah seperti aku, yang masak dan ranum ini, dan memberikan kelimpahan hasilnya” Sebab bagi buah, memberi adalah kebutuhannya, sedang bagi sang akar menerima adalah kebutuhannya. 

Mereka yang ingin tampil gagah jangan pernah berkata kepada yang tampil bersahaja : “ Mengapa kalian begitu lamban, dan terbata-bata?” Sebab  orang yang benar-benar baik tidak akan berkata kepada yang telanjang: “Dan tak sampai hati bertanya pada yang tak berumah: “Apa yang terjadi dengan rumahmu?” 

Pergilah kalian ke ladang, kebun, dan pertamanan, kalian akan mengerti bahwa bagi lebah, menghisap madu adalah kesenangan, Bagi bunga, lebah adalah khalifah kehidupan, dan bagi keduanya memberi dan menerima kesenangan adalah kebutuhan dan kesyikan 

Keindahan adalah keabadian yang termangu di depan cermin 

Bila kalian ingin mengenal Tuhan, maka jangan pernah mengatakan atau menilai sesuatu, sebelum kalian melihat ke sekitarmu karena disitu kalian akan menyaksikan Tuhan sedang bermain bersama anak-anak kalian.

Bila ingin mengukur diri dengan perbuatan yang terkecil, adalah sama seperti menakar samudra hanya dengan melihat butiran-butiran buihnya. Menilai dengan ukuran kegagalan, sama dengan menyalahkan musim-musim karena pergiliran waktunya. 

Manusia itu tidak terkurung dalam raga, tidak pula terikat pada rumah tinggal dan sawah ladang….. Ia bukanlah yang merangkak mencari kehangatan matahari, bukan pula penggali terowongan untuk mencari perlindungan. Ia tak lain adalah ruh yang merdeka__ Jiwa yang meliputi dunia 

Dan janganlah pernah menyesal karena kalian buta, dan jangan pernah kecewa kalian tuli, sebab di pagi itu fajar pemahaman telah merekah untuk kalian_ pengetahuan tentang rahasia tujuan segala kejadian, Dan kalian akan mensukuri segala gulita sebagaimana kalian mensyukuri terang cahaya.  

Orang-orang berkata, jika ada yang dapat memamahami dirinya sendiri, ia akan dapat memahami semua orang. Tapi aku berkata, jika ada yang mencintai orang lain, ia dapat mempelajari sesuatu tentang dirinya sendiri.

Kedermawanan bukanlah memeberikan kepada saya apa yang lebih saya butuhkan daripadamu, tetapi memberikan kepada saya apa yang lebih Anda butuhkan daripada yang saya perlukan 

Cinta yang tak pernah memperbahrui dirinya setiap hari akan menjadi kebasaan dan akhirnya menjadi perbudakan. Cinta ada dalam jiwa sendiri, bukan dalam raga, dan laksana anggur, cinta membangkitkan diri kita untuk menerima anugrah terindah dari Tuhan 

Jika kegelapan menyembunyikan pepohonan dan kembang dari mata kita, ia tetap tak dapat menyembunyikan cinta. Perkataan bukanlah satu-satunya cara untuk memperoleh pengertian di antara dua insan.

Bukan suku kata yang terucap dari bibir dan lidah yang dapat mempersatukan dua hati. Ada sesuatu yang lebih agung, mulia dan suci ketimbang apa yang diucapkan oleh mulut.  

Cinta adalah buah dari pertautan jiwa dan pertautan itu tak terwujud, maka hal itu takkan tercipta bertahun-tahun, bahkan berabad-abad.  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s