Menjadi Tanggung Jawab Intelektual Untuk Mengatakan Sebenarnya

Yudi LatifJAKARTA Tiga  politisi Partai Golkar mulai mengadakan perlawanan terhadap siapapun pihak yang mengaitkan tanpa bukti Ketua Umum mereka, Aburizal Bakrie, dengan kasus mafia pajak Gayus Halomoan Partahanan Tambunan.

Senin (13/12/2010), Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Yogyakarta Gandung Pardiman, Ketua DPD Golkar Lampung Alzier Dianis Thabranie, dan penasihat Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaruan Erwin Ricardo Silalahi melaporkan pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Reform Institute Yudi Latif ke Bareskrim Mabes Polri. Senin (13-12).

Laporan tersebut terkait pernyataan yudi latief dalam dialog interaktif di metro tv jumat petang lalu (10/12) yang dianggap telah menghina dan mencemarkan nama baik ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Yudi mengatakan bahwa Ical dan Partai Golkar ada hubungannya dalam kasus penyuapan Gayus Tambunan.

Lantas apa tanggapan Yudi Latif terkait laporan tiga politisi Partai Golkar ke Bareskrim Polri tersebut? Berikut wawancara PedomanNews.com dengan Yudi Latif, Selasa (14/12/2010):

Apa sikap anda menanggapi laporan tersebut?

Pertama,  saya tidak paham apa yang dimaksud dengan pencemaran nama baik itu, saya juga bingung kenapa yang mengajukan itu Golkar bukan Ical, padahalkan yang saya sasar Ical secara pribadi bukan Ical sebagai ketua Partai Golkar. Kalau mau mengadukan, Icalnya langsung dong.  Karena kan yang saya bicara kan Ical,  itu saja sudah problematik.

Kedua,   saya ini kan ditanya oleh Metro,  terobosan politik untuk membongkar korupsi yang melibatkan  Gayus, berarti tidak hanya berhenti di Gayus karena dia kan yang di suap.  Berartikan menurut undang-udang,  penyuapnya harus dibongkar dong.., diketahui ada 40 perusahan tetapi yang sudah di ketahui ada 3 perusahaan yang notabenenya ada kaitannya dengan Bakrie.  Pertayaannya bagaimana terobosan poltik?  Bisa ga DPR mendesak pihak terkait untuk membongkar kasus itu sampai tuntas?  Kan gitu, jadi situasi itu sangat imposible karena  yang terjadi pratik di tanah air sangat menyandera, jadi sulit untuk diharapkan bahwa policy politik akan diambil oleh DPR.

Kuncinya dua saja, yang pertama SBY sendiri.  Kenapa SBY?. Karena dia punya otoritas untuk memberikan perintah kepada polisi dan kejaksaan untuk membongkar itu secara tuntas jadi masalahnya dia punya politik will atau tidak.? Kedua,  saya bilang Ical, kenapa Ical…??  karena…. Ah…. Karena Ical… Cuma saya bilang SBY itu jangan diharap  terlalu jauh karena dia punya masalah dengan dirinya sendri, karena dia terlalu khawatir kalau terlalu mencecar orang yang dibelakang Gayus itu dia masih punya masalah dengan Century jadi tidak mungkinlah namanya terlalu jauh untuk membongkar.

Yang kedua itu kuncinya Ical kenapa Ical yang pertama saya bilang Gayus.. Gayus bilang jelas-jelas tiga perusahaan nya itu menyuap, apapun akhirnya katanya Ical tidak mempunyai saham mayoritas atau apapun tapi dengan tiga perusahaan disitu nama Ical semua secara langsung atau tidak langsung pasti dia punya kepentingan untuk menyelamatkan perusahan itu dan  problematik karena dia juga pemimpin salah satu partai besar  yaitu Golkar, jadi dia tidak mungkin tidak mendorong Golkar untuk pengusutan itu, jadi ada konflik-konflik interst didalamnya menyangkut perusahaan dia, jadi dimana pencemarannya?

Jadi menurut anda pendapat anda waktu itu tidak mengandung pencemaran?
Ga… itukan argumen yang di bangun atas dasar…. Ya itu bukan argumen yang barulalah, Denny Indrayana sendri dalam kesaksiannya menyatakan perusahan Bakrie yang menyuap. Gayus sendiri bilang. Jadi sebenarnya saya cuma melink kan saja. Mungkin Ical dalam posisi ketua Golkar punya keberanian untuk mendorong Golkar karena kalau diusut tuntas akan kait mengait dengan perusahaan dia. Jadi ga ada pencemaran Golkarnya,  dimana?, kalau disebut pencemaran itu Ical secara pribadi ga ada kaitannya dengan Golkar.

Kalau pencemaran itu kan ngarang-ngarang berdasarkan imajinasi, ini berdasarkan wacana yang sebelum saya sudah diungkapkan oleh pers oleh Deny Indrayana oleh Gayus, saya hanya menyambungkan konsekuensi dari ini terhadap terobosan politik. Nah kemudian berikutnya saya bilang.

Apakah Pihak Bareskrim sudah memanggil anda?

Belum,  ya ditunggu saja, ya saya ga melakukan yang salah dan memang tugas intelektual mengatakan sesuatu yang memang seharusnya, jadi kita lihat dan ladeni aja. Cuma yang menjadi pertanyaaan,  ini motif seorang Aldir yang mau cari muka ketuanya atau sebelum dia melapor sudah diketahui oleh Ical dan DPP Golkar?

Apa yang anda lakukan jika nanti memang dipanggil?

Ya tinggal diputar ulang aja interviewnya kayak apa dan saya tidak akan pernah bergeser dari posisi saya, itu keyakinan saya,  itu sikap politik saya.  Jadi kalau itu dianggap suatu pencemaran harus diambil, artinya tidak bisa mundur karena itu adalah….. karena kita ngomong itu bukan pantun atau ingin menjatuhkan seseorang atau motif-motif politik atau motif-motif untuk menjegal Ical , ya ini menjadi tanggung jawab intelektual untuk mengatakan yang sebenarnya.

Reporter: Indra Dahfaldi Nasution | Penulis: Nursailan

sumber: PedomanNewsDotCom

~

Kita akan selalu diingatkan bahwa mungkin saja, ketiganya adalah produk-produk orba yang masih tersisa dan masih cukup sulit bagi mereka untuk menanggalkan jubah yes man dan wajah penjilat mereka dari hal semacam ini dapat kita sedikit simpulkan kualitas orang-orang parpol yang sejauh ini masih banyak didominasi orang-orang seperti ini. di kubu lain, juga kita dapati orang seruoa macam ruhut sitompul yang penalarannya kurang lebih sama dan pemikirannya cekak, pandai berbicara pula. mungkin yang dapat diandalkan mereka hanya mulut mereka, yang lebih tepat disebut keranjang sampah, bukan mulut sumber air pengetahuan yang menyejukkan.

Dalam kasus ini patut kita bertanya pada tiga kader golkar itu, dengan latar belakangnya yang kita tahu Bakrie adalah orang yang seharusnya bertanggung jawab atas kasus Lapindo, apa Bakrie itu benar-benar orang bersih, yang patut dibela sedemikian rupa. Sepertinya motif politik kepentingan pribadi mendominasi keinginan bapak-bapak sekalian. terima kasih.

Sedikit banyak saya tahu tentang bang Yudi, dan banyak hal yang bisa saya dapat dari beliau. Saya yakin beliau ada di pihak yang benar.

bintangtimur press : pedoman news, 15 desember 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s