Tentang Kami

Berapa ribu kata hina yang harus aku semburkan dari mulut ini tentangku…

Sejak dulu..dulu sekali..aku mengatakan ini padamu….

Kamu tidak mendengarnya bukan….

Aku sudah duga itu…

Kamu tak pernah mendengarkan….

Kau hanya selalu berkata padaku….

Tanpa pernah ingin tahu siapa aku….seperti aku….

Aku adalah aku yang mungkin bayang dalam cermin menampilkan rautmu..

BY

Khayun Ahmad Noer

Mungkin bukan tepat menyebut asal kelahiranku sebagai kota. Sebuah wilayah kecil di ujung Jawa Tengah bagian timur. Lebih suka aku menyebutnya sebagai kampung, serasa lebih dekat dengan jiwaku. Kampung Rembang. Di sana aku tinggal di Pamotan. Sebuah kecamatan sekitar 15 Km ke arah selatan dari Lasem.

Aku Cinta kampungku ini. Di mana hatiku terpaut. Di mana aku awal mengenal dunia. Di mana aku mengenal kawan. Di mana aku diganggu lawan (Yang saat ini malah menjadi kawan-kawan dekatku). Di mana aku berawal memasuki sisi dunia. Dan semoga di mana aku berakhir dan memasuki dunia baru yang selalu aku bayangkan penuh damai, abadi dalam haribaan kasih Tuhan yang Maha Penyayang.

Mungkin aku sedang meninggalkannya. Kini kakiku tak menapaki setapak-setapak kecil, juga pematang-pematang yang membelah ladang dan sawahnya. Mungkin kini aku di dunia lain, bukan kampungku, namun aku yang lainnya akan selalu di sana. Satu bersama saudara tuaku. Ditanam di samping pintu, dan tentu aku tak ingat tentang lilin dan keranjang yang menjaga saudaraku itu. Apapun itu aku yang lain tetap di sana, kampungku Tercinta. Tempat tepat hari Jum’at Wage, tanggal 22 Mei 1987 aku mulai membuka mataku. Mulai mengenali kampungku. Dan kelak aku berharap kembali di pangkuannya.

Tidak mempesona, namun cukup indah dengan pemandangan alammnya. Dari Rumahku bukit-bukit Pegunungan Kendeng Utara nampak megah dengan Puncak Biru Argopuro yang sering aku daki menjulang di tepian laut Jawa. Mengesankan dan tak terlupakan. Belum lagi pantai-pantai yang meski tak jernih, namun masih  menyegarkan mata yang melihatnya.

Kampungnya Orang Kampung Sepertiku, Rembang Tercinta.

5 thoughts on “Tentang Kami

  1. salam..

    salam kenal mas,..blog antum saya link diblogroll,..semoga berkenan,..

    sekalian link balik klo boleh,..

    selamt berjuang,..bihaqqi Muhammad wa aali Muhammad alaihimussalaam,..

    wasslm

  2. Wah.. sama bro..
    Aq juga wong ndeso yg terpenjara dalam budaya orang2 kota yang di hati berasa gersang nan kering kerontang..
    Kadang kangen berlari2 di pematang sawah..mandi di kali..ato di pancuran (ada mata air di tengah sawah)..
    Maen layang2 bersama teman2 yang lugu dan polos.. tidak mengenal ketamakan.. tidak mendewakan uang.. rendah hati.. dan selalu berbagi…

    Dulu, waktu kecil sering diajak maen sama kakek ke sawah.. akrab dengan aktifitas petani macam membajak sawah dan mencangkul.. kalo siang, ada kiriman dari keluarga petani.. mbawa nasi ke sawah, namanya sego megono.. nasi paling enak jaman aq mash kecil dulu..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s